Persebaya Menang 1-0 atas Persija, Gol Bunuh Diri Pankov Jadi Penentu


Ringkasan Cepat:

  • Persebaya menang 1-0 atas Persija pada laga pembuka Grup B Piala Presiden 2026
  • Satu-satunya gol lahir dari gol bunuh diri bek Persija, Radovan Pankov, menit ke-63
  • Menyusul kemenangan atas PSMS Medan dua hari kemudian, Persebaya kini memuncaki Grup B dan sudah memastikan tiket semifinal

Surabaya, 30 Juli 2026 — Persebaya Surabaya mengalahkan Persija Jakarta 1-0 pada laga Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (26/7/2026) malam. Satu-satunya gol pertandingan tercipta lewat gol bunuh diri bek Persija, Radovan Pankov, pada menit ke-63.

Mengapa Ini Penting?

Persebaya Menang 1-0 atas Persija, Gol Bunuh Diri Pankov Jadi Penentu

Kemenangan ini punya bobot lebih dari sekadar tiga poin pembuka turnamen. Persebaya dan Persija adalah dua klub dengan basis suporter terbesar di Indonesia, dan setiap pertemuan keduanya selalu jadi sorotan nasional, terlepas dari status turnamen yang dimainkan. Laga ini juga menjadi debut kompetitif pelatih Shin Tae-yong bersama Persija setelah ia resmi ditunjuk menangani Macan Kemayoran, sekaligus ajang bagi kedua tim untuk saling mengukur kekuatan menjelang musim baru Super League.

Gol penentu lahir dari situasi yang terlihat sederhana namun berakibat fatal. Pankov bermaksud mengirim umpan balik ke kiper Muchamad Aqil Savik, tetapi bola melaju terlalu deras dan meluncur ke gawang sendiri sebelum sempat dijangkau sang penjaga gawang.

Piala Presiden 2026: Latar Turnamen

Persebaya Menang 1-0 atas Persija, Gol Bunuh Diri Pankov Jadi Penentu

Piala Presiden 2026 berlangsung sejak 25 Juli hingga 6 Agustus 2026, diikuti delapan klub dari empat negara. Selain lima klub Indonesia — Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Arema FC, dan PSMS Medan — turnamen ini juga menghadirkan tiga tim undangan dari Asia Tenggara, yaitu Port FC (Thailand, juara bertahan), Tampines Rovers (Singapura), dan DPMM FC (Brunei Darussalam).

Delapan peserta dibagi ke dalam dua grup dengan format setengah kompetisi, sehingga setiap tim hanya memainkan tiga laga fase grup. Seluruh laga Grup A digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, sementara Grup B — yang diisi Persebaya, Persija, Port FC, dan PSMS Medan — seluruhnya dimainkan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Dua tim terbaik dari masing-masing grup melaju ke semifinal pada 4 Agustus, sebelum laga perebutan tempat ketiga dan final ditutup pada 6 Agustus 2026.

Jalannya Pertandingan

Persebaya Menang 1-0 atas Persija, Gol Bunuh Diri Pankov Jadi Penentu

Babak pertama berjalan dengan tensi tinggi sejak menit-menit awal. Baru enam menit laga bergulir, wasit Thoriq Munir Alkatiri sudah mengeluarkan kartu kuning kepada Toni Firmansyah akibat pelanggaran keras terhadap Fabio Calonego. Persija sempat mengendalikan tempo lewat variasi serangan dari kedua sisi lapangan, dengan peluang awal Victor Dethan pada menit kesembilan berhasil diamankan kiper Persebaya, Ernando Ari.

Persebaya membalas lewat beberapa upaya dari luar kotak penalti, termasuk tendangan Ricky Pratama yang sempat berubah arah setelah membentur Rio Fahmi, serta sepakan keras Miguel Pereira yang masih bisa ditepis Aqil Savik. Skor tetap 0-0 hingga turun minum meski kedua tim silih berganti menekan.

Babak kedua berubah arah setelah insiden gol bunuh diri Pankov pada menit ke-63, yang terjadi tak lama setelah Persija mengancam lewat tendangan jarak jauh Fabio Calonego. Unggul satu gol, Persebaya bermain lebih disiplin dan menahan gempuran balik Persija, yang sempat mendapat peluang lewat tendangan Kwon Chang-hoon serta sepakan keras Denis Kolinger dari luar kotak penalti. Di sisi lain, Ramadhan Sananta juga nyaris menggandakan keunggulan Persebaya andai tak digagalkan Aqil Savik dalam situasi satu lawan satu. Gol sundulan Denis Kolinger pada masa tambahan waktu sempat membakar harapan Persija, tetapi dianulir wasit karena posisi offside, sehingga skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang.

Dampak ke Klasemen Grup B

Persebaya Menang 1-0 atas Persija, Gol Bunuh Diri Pankov Jadi Penentu

Hasil ini langsung mengubah peta persaingan Grup B. Usai matchday pertama, Persebaya naik ke posisi kedua klasemen, di bawah Port FC yang menang 2-0 atas PSMS Medan pada laga pembuka lainnya, sementara Persija tertahan di posisi ketiga tanpa poin.

Peta itu berubah lagi pada matchday kedua, Rabu (29/7/2026). Persebaya menundukkan PSMS Medan 1-0 lewat sundulan kapten Yuran Fernandes memanfaatkan sepak pojok pada masa injury time babak pertama, hasil yang sekaligus memastikan Bajul Ijo — julukan Persebaya — lolos ke semifinal dengan koleksi enam poin sempurna dari dua laga dan menggeser Port FC dari puncak klasemen. Di laga lain pada hari yang sama, Persija bermain imbang 2-2 melawan Port FC, hasil yang membuat Macan Kemayoran baru mengantongi satu poin dan peluang lolosnya kini bergantung pada laga terakhir fase grup. PSMS Medan, yang belum meraih satu pun poin dari dua laga, dipastikan tersingkir lebih awal dari turnamen.

Kronologi Peristiwa

MenitKejadian
6′Kartu kuning untuk Toni Firmansyah (Persija) akibat pelanggaran ke Fabio Calonego
9′Peluang Victor Dethan diamankan kiper Persebaya, Ernando Ari
23′Tendangan Ricky Pratama membentur Rio Fahmi, berbuah sepak pojok
36′Tendangan keras Miguel Pereira ditepis Aqil Savik
61′Tendangan jarak jauh Fabio Calonego diamankan Ernando Ari
63′Gol bunuh diri Radovan Pankov — Persebaya unggul 1-0
80′Peluang Kwon Chang-hoon melebar tipis
81′Peluang Ramadhan Sananta digagalkan Aqil Savik
86′Tendangan Denis Kolinger ditepis Ernando Ari
90+Gol sundulan Denis Kolinger dianulir karena offside

Duel dengan Sejarah Panjang

Pertemuan Persebaya dan Persija selalu membawa muatan lebih dari sekadar hasil di atas kertas. Kedua klub sama-sama berstatus tim besar dengan basis suporter militan — Bonekmania untuk Persebaya dan The Jakmania untuk Persija — dan rivalitas keduanya sudah berlangsung puluhan tahun sejak era kompetisi Perserikatan. Karena faktor keamanan, laga-laga tandang Persija ke Surabaya atau sebaliknya kerap dimainkan tanpa kehadiran suporter tim tamu, sebuah kebijakan yang juga diberlakukan pada penyelenggaraan fase grup Piala Presiden 2026 di Gelora Bung Tomo.

Di luar sisi rivalitas, laga pramusim seperti ini juga jadi ajang kedua pelatih menguji kedalaman skuad. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, melakukan banyak rotasi pemain pada laga berikutnya melawan PSMS Medan usai kemenangan atas Persija, hanya mempertahankan tiga pemain inti di susunan awal.

Apa Selanjutnya?

Dengan enam poin dari dua laga, posisi Persebaya di semifinal sudah aman, bahkan sekalipun kalah pada laga terakhir fase grup melawan Port FC yang akan berlangsung di Gelora Bung Tomo. Sebaliknya, Persija harus meraih kemenangan atas PSMS Medan pada Sabtu (1/8/2026) sekaligus berharap hasil laga Persebaya kontra Port FC menguntungkan mereka, karena hanya kemenangan yang membuka peluang Macan Kemayoran lolos ke semifinal menyusul rival abadinya itu.

Mengomentari lawan berikutnya, Shin Tae-yong sempat menyinggung soal Port FC sebagai juara bertahan turnamen ini dan menyebutnya “tim yang bagus,” dikutip dari situs resmi klub lewat Kompas.com — meski fokus utamanya tetap pada laga krusial Persija melawan PSMS Medan.

Semifinal Piala Presiden 2026 dijadwalkan bergulir pada Selasa, 4 Agustus 2026, dengan jeda satu hari sebelum laga perebutan tempat ketiga dan final ditutup pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Bagi pembaca yang juga mengikuti perkembangan olahraga asal Jawa Timur, performa wakil Jatim di ajang lain turut jadi sorotan — termasuk hasil Indonesia Open 2026 dari wakil Jatim yang tayang sebelumnya di surabayafeeds.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *